Breaking News

Demo di Kantor BPN Pesawaran, Diwarnai Bentrok dan Aksi Dorong

PESAWARAN,- Aksi demonstrasi  Masyarakat Adat Pitu Ngetiyuh di depan Kantor BPN Pesawaran, terkait dikembalikannya permohonan penerbitan sertipikat hak atas tanah adat seluas kurang lebih 329 hektare yang berada di Desa Taman Sari, Kecamatan Gedong Tataan, Kabupaten Pesawaran oleh Kantor BPN,  diwarnai bentrokan dan aksi dorong antara petugas polisi dan warga ini dipicu ketika pendemo memaksa masuk ke kantor pertanahan setempat.

Aksi yang menyulut ketegangan itu, dikarenakan salah satu warga pendemo  terkena 'bogem mentah' oleh polisi yang mencoba menghalangi pendemo hendak memasuk ke Kantor BPN Pesawaran.

Sejurus kemudian, pendemo yang hendak masuk ke Kantor BPN yang dijaga puluhan petugas berusaha menahan massa hingga aksi dorong kembali terjadi. 

"Agenda utama kami ke BPN meminta agar aspirasi terkait permohonan penerbitan sertipikat hak tanah adat seluas kurang lebih 329 hektare yang berada di Desa Taman Sari, Kecamatan Gedong Tataan, Kabupaten Pesawaran segera diproses,"kata Koordinator warga Rawi di kantor pertanahan setempat, Rabu 17 Juni 2026.

Masyarakat APN,  kata Rawi, berharap Badan Pertanahan Nasional (BPN), Kabupaten Pesawaran agar segera memproses berkas sporadik milik masyarakat adat menjadi sertipikat hak atas tanah sesuai ketentuan yang berlaku.

"Sekali lagi kami minta BPN membuat kebijakan khusus bagi nasib kami, karena eksekusi bukan solusi, kami hanya minta tanah adat, itu saja," ujarnya. (Zainal)

0 Komentar

© Copyright 2022 - www.jariindonesia.com